Fiksikini.id - Menulis dan Ekspresi Diri

Cermin Separuh

Cermin Separuh

CERMIN SEPARUH Rona wajahmu redup Telah habis diseparuh hidup Sisanya ada, namun tak seberapa Pagi buta pergi, larut malam kembali Jika dapat terdengar, tulangmu akan berteriak ! ‘Lelah lelah lelah ! berhenti !’ Telingamu kau tulikan Tentang kebisingan luar...

Lentera

lentera

LENTERA Kutitipkan sebuah rindu padamu Sebuah mimpi penuh sejuta pengorbanan Aku yang berharap bahwa aku akan dapat menggapaimu Kutanggalkan kerinduanku di luasnya langit malam Namun Air mata tetap menetes engkau yang telah meninggalkan aku untuk selamanya hingga lautan birupun...

Pemulung Asa

PEMULUNG ASA Aku berdiri di samping jendela tua Menunggu awan menghapus air matanya Mengharap mentari mengganti kesedihannya Menjadi indah tiada bandingannya Halilintar menggelegar Daun-daun berguguran Kaki mulai bergetar Tak sabar tuk menjemput keberhasilan Deretan manusia berdasi cekikikan Melihatku membawa...

Notasi Berlagu

notasi berlagu

NOTASI BERLAGU Do… Mengapa do ku terdengar sumbang, Padahal seperti biasanya ku bertembang. Re… Mengapa terdengar asing Walau dengan alunan biasa menyingsing Mi… Mengapa terdengar tak biasa Tanpa terasa sebaitpun nada Fa… Mengapa tak enak sekali didengar Meski terselip...

Kalau

KALAU kalau rimbun hujan ini bukan air melainkan serangkaian rindu kirimanmu, akan kutembus hujan sampai kuyup sampai kaku sekuku-kuku. kalau dingin ini, sengaja menggagalkan jarak tanpa tamat, aku memilih gigil sampai mayat. kalau saja petir sengaja kauliarkan untuk mengusir...

Gemelut Keedanan

Gemelut Keedanan

GEMELUT KEEDANAN Zaman emang sedang edan Manusia tak lagi punya impian Tak lagi punya harapan Apalagi peradaban Zaman emang sedang edan Manusia hanya ingin tiduran Merasa tak sanggup menatap peradaban Memilih tenggelam dalam keedanan Zaman emang sedang edan Manusia...

Tergantikan

dibawah hujan

Rasanya tak sesakit saat aku ditinggalkanmu

Segunung Rindu dan Sepiring Api Cemburu

Cinta mampu menghapuskan logika. Rindu datang tak kenal permisi. Bumbu cemburu selalu bertamu saat rindu tak kunjung bertemu.

Dia Hanya Remaja Biasa

Dia Hanya Remaja Biasa

seorang remaja yang mampu bangkit dari keterpurukan

Lukisan Gulita

bulan gulita

Lelehan pena seorang insan akan asa, semoga bermanfaat