Fiksikini.id - Menulis dan Ekspresi Diri

Senandung Pohon Tua

telah puluhan ribu tahun aku tegak kokoh hadir di sini telah gugur pula beribu helai daun dari ranting-rantingku ke wajah bumi tetapi tak ada yang kutangisi karena kutahu, tiada yang pernah lenyap setelah semua dicerna di olah oleh rahang...

Bahasa Djiwa Oemar Bakri

Oemar Bakri, O, Oemar Bakri Alangkah sabar dan penuh maafnya dikau. Aku tahu kau telah ditipu dan dikerjai berkali-kali. Namun masih saja menggadaikan diri kepada pemberi kerja untuk upah yang segera habis kurang dari minggu kedua. Engkau diledek habis-habisan...

Jomblowan

Dia tanggungkan semua sendiri saja, tiada berdua : pilunya sembilu, sendu dan rindu yang bertahan bisu derita kecewa, hampa dan damba yang dipendam rahasia. Dia tanggungkan semua seperti sabar dada bunda seperti kerang menyimpan pendar mutiara dalam cangkangnya jauh...

Jomblowati

dia sudah tiga puluh dua tetapi belum juga berdua dan di parasnya yang porselin kulihat musim perlahan bersalin ketika kutanya kekasihnya siapa dan di mana gerangan dia berada bibirnya yang tipis menggaris senyum enggan berucap seperti luka yang dikulum...

Galaksi Nusantara

oh, galaksi nusantara beri aku keindahan bulanmu untuk menghias batin berseteru

Pemulung Kata

Aku adalah pemulung kata, kubangan ilusi mencari jejak nyata pada lukisan tapak kaki Samara yang ditelan oleh gelombang nakal samudra Sejuta rasa hadirkan tanya akan dirimu meninggalkan doa kuhardik ketakutan untuk mati muda oleh hujan tombak durjana laksana noktah...

Kidung Welingan #Penailusi

di sini saat ini di hari ini di muka pelangi kutertunduk mati terpenjara dan meratapi dalam asa tak mampu berdiri dalam hasrat jiwa berasa dikebiri itulah indahnya pelangi yang tergoresi tapi #penailusi, saluran hati, pemulung diksi, pelantun rasa diri,...

Yang Kupanggil Neknang dan Neknu

Yang Kupanggil Nenkang dan Neknu di hening tahajudmu nan khusyuk sujudmu menghiasi yang sepi merajuk terpancar keikhlasan bertengadah dan merunduk tiada beban yang bersandar di pundakmu semua kau luruhkan untukku, : Lipul cucumu  – walau di matamu selamanya aku...