Gadis Abu-abu

Advertisement
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
Bagikanlah:

GADIS ABU-ABU

Seperti malam biasanya, aku menutup telinga karna angin malam selalu membisikkan namamu
Seperti malam biasanya, aku menutup mata karna bulan sabit selalu melengkungkan senyummu
Seperti malam biasanya, aku menutup tirai kamarku takut keindahan bintang menembus pertahananku

Takut…
Karna aku hanyalah gadis abu-abu
Berwarna kelabu dilumuri senyum palsu

Cinta gadis abu-abu yang pilu
Bercumbu dengan kesendirian

aku gadis abu-abu, menitip rindu di kesyahduan sang hitam

“Aku tidak mencintaimu lagi” adalah kebohongan terbesarnya
Sebab, pelepasan adalah pertahanan terbaik


Pekanbaru, 24 maret 2017

Advertisement
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js
Gadis Abu-abu | Marinidewi | 4.5

Leave a Reply